Categories
Review Game

[REVIEW] Deathloop – Lakukan Tindakan Beringas yang Menyenangkan

911exposed – Pada 14 September 2021, gamer PC kembali dibahagiakan dengan kedatangan Deathloop, sebuah games first-person shooter (FPS) garapan Arkane Studios. Oh, ya, developer yang meningkatkan games ini ialah perusahaan yang membuat seri permainan video dengan judul Dishonored . Maka, jika sudah pakem dengan mode games jenis itu, peluang Deathloop tidak akan terlampau asing untuk kamu.

Minta detail yang lumayan tinggi dari PC, games instruksi Dinga Bakaba ini menjadi satu diantara games yang paling diperhitungkan oleh gamer PC, bahkan juga pemakai konsol PS5. Sekedar info, untuk jalankan Deathloop secara lancar, kamu harus mempunyai PC berspesifikasi RAM 16 GB, Intel Core i7, GPU sama dengan Nvidia RTX 2060, dan DirectX versus 12. Adapun, kemampuan file-nya masih lumayan kecil, yaitu sekitaran 30 GB.

Di Steam, Deathloop dipasarkan Rp799 ribu. Apa games yang di-launching sah oleh Bethesda Softworks ini sanggup penuhi harapan beberapa gamer? Ingin tahu dengan ulasan Deathloop? Yok, dibaca!

1. Narasi yang rekat dengan komponen sci-fi

[REVIEW] Deathloop - Lakukan Tindakan Beringas yang Menyenangkan

Arkane Studios dan Bethesda Softworks pernah memberitahu jika Deathloop akan bergesekan kuat dengan cerita fiksi ilmiah. Betul saja, ketika penulis memainkan, komponen-komponen sci-fi memang demikian rekat dalam games ini. Antiknya, elemen fiksi ilmiah yang didatangkan dalam Deathloop tidak sama yang ada di Mass efek, Half-Life, atau Cyberpunk.

Kamu akan memainkan protagonis khusus namanya Colt Vahn, seorang kepala keamanan dari Program AEON yang menyelidik lingkaran waktu di Pulau Blackreef. Nanti dulu, lingkaran waktu? Tujuannya apa? Ini, dalam daerah yang namanya Blackreef, saat yang ada tidak normal seperti umumnya. Bukanlah maju ikuti jalur jam, waktu malah bergerak kacau-balau dan selalu berulang-ulang sesudah sehari tercukupi.

Awalannya, penulis juga cukup pusing dengan ide aneh jenis ini. Tidak sangka jika Arkane Studios betul-betul memberi dampak loop atau lingkaran secara riil dalam games ini. Tetapi, sesudah terus memainkan secara intensif dari hari ke hari, penulis baru memahami jika plot narasi ini bukan style fiksi asal-asalan. Kebalikannya, developer sanggup meramu sebuah gagasan edan yang dibalut dengan tindakan menyenangkan.

Satu kembali, selainnya menyelidik kasus aneh ini, Colt harus juga hentikan kerusuhan waktu ini secara keseluruhan. Untung saja Colt masih ingat mengenai kekuatannya dari banyak loop awalnya. Perihal ini pula yang membuat jawara kita ini terlihat sakti dan seakan tahu masa datang. Jika tidak ini, ya, akan selesai hidup kita di pulau aneh itu. Kembali juga, untuk apa, sich, kita harus berusaha susah payah hentikan kegilaan ini?

Well, semua pertanyaan yang berada di benakmu akan terjawab bila kamu menamatkan games ini. Kamu akan berjumpa dengan watak-karakter yang lain punyai ketrampilan sama denganmu, yaitu ingat kekuatan dari loop awalnya. Pada dasarnya, plot jenis ini akan disayangi oleh kamu yang fanatik dengan cerita-kisah modern dan tidak untuk kamu yang membencinya.

2. Gameplay tidak kalah modern

[REVIEW] Deathloop - Lakukan Tindakan Beringas yang Menyenangkan - 911exposed

Di tengah-tengah dunia dan ingar bingar yang aneh dan asing, kamu akan jalankan watakmu dengan style yang asing pula—bukan memiliki arti jelek. Untuk penulis, mekanisme gameplay yang didatangkan oleh Arkane Studios malah berasa kekinian, baru, dan modern. Beberapa musuh yang kita temui berkesan aneh. Seringkali, Colt harus bertemu dengan robot manusia, beberapa orang bertopeng hewan, dan antagonis lain dengan baju ceria yang tidak matching sama sekalipun.

Jika gampang mual dengan mekanisme FPS berbasiskan sci-fi, kamu kemungkinan perlu penyesuaian intensif untuk dapat mainkan Deathloop. Bukanlah apapun, games ini terlampau menuntut kita untuk bermain dengan cepat, inovatif, dan dapat memakai dua tangan sama bagusnya. Apabila sudah dipusingkan dengan tehnis kontrol yang demikian kompleks, kamu harus ditempatkan pada mekanisme loop yang hendak membuat kamu mengulang-ulang waktu.

Developer Game Indonesia Seru Yang Gratis

Genre Game Indonesia Horror Yang Mencekam

Loop dapat terjadi bila watak yang kita permainkan meninggal sekitar 3x. Disamping itu, putaran yang sama dengan dapat kita rasakan pada saat kita sukses menuntaskan sebuah visi dalam satu hari penuh—dalam games. Nach, antiknya, watak yang kita permainkan pasti akan hadapi banyak lawan di empat lokasi berbeda—masih dalam Blackreef. Ke-4 lokasi ini sebagai wakil pembagian saat yang berlainan juga, yaitu pagi, siang, sore, dan malam.

Tidak perlu cemas ketidaktahuan. Developer cukup brilian menyusun sebuah mekanisme permainan yang hendak mempermudah kita untuk ke arah misi-misi tertentu. Karena ada beberapa gabungan loop dan lokasi yang punyai waktu berlainan, pemain akan rasakan sebuah games tindakan yang linear seperti banyak games FPS yang lain. Ada pula mekanisme infuse, yaitu sebuah proses yang membuat kita masih mempunyai senjata dan poin tertentu di saat kita alami perulangan waktu.

3. Penampilan visual fenomenal yang sarat dengan glitch

Deathloop - 911exposed

Grafis yang diperlihatkan terang bukan grafis yang kaleng-kaleng. Games ini sanggup bicara banyak pada saat harus disuruh pertanggungjawaban masalah penampilan visual. Bahkan juga, untuk versus PS5 akan disiapkan opsi ke dua pilihan berlainan, yaitu frame rate konstan dan ray tracing.

Bila kita pilih yang pertama, grafis akan berjalan lancar pada 60 fps sampai akhir. Sementara, pilihan ke-2 dapat diputuskan untuk kamu yang memprioritaskan grafis ultra dengan pengurangan frame rate jadi 30 fps. PC dengan detail yang lumayan tinggi dapat menyikat games ini secara baik dan tanpa kendala.

Sayang, ada banyak glitch atau bug yang cukup mengusik. Untuk versus PC, kemungkinan kita akan alami masalah penampilan tiba-tiba stop di scene tertentu. Tidak dikenali apa hal yang sama dengan terjadi di versus PS5 . Maka, keinginan penulis, mudah-mudahan secepat-cepatnya ada pembaruan dari developer ingat games ini menjadi satu diantara games sci-fi yang paling dinanti-nantikan peluncurannya.

4. Kualitas audio yang dapat menyeimbangi atmosfer permainan

Deathloop reviews: 'Ingenious' shooter is a contender for game of the year  - BBC News

Bila kamu mempunyai earphone yang lumayan bagus, pakailah karenanya dapat menolong keluarkan kualitas audio dalam atmosfer Deathloop. Dalam telinga penulis, suara dan audio yang diperlihatkan oleh pengembang cukup mempresentasikan atmosfer yang kental dengan cerita sci-fi, terlebih bila harus bersinggungan dengan komponen-komponen loop waktu.

Walau begitu, tidak berarti audionya spesial. Ada bagian-bagian yang berisi suara aneh dan tidak terang. Hal tersebut malah membuat pemain tidak nyaman. Belum juga ada beberapa suara gurih yang sering kedengar overloud. Itu penyebabnya, dengan earphone berkualitas, formasi suara akan kedengar lebih bagus.

Oh, ya, feature 3D Audio juga dipasangkan dalam games ini. Kita dapat ketahui status watak lain cukup dengan dengarkan keributan dari lokasi yang lumayan jauh. Pengisi suara juga jalankan pekerjaannya secara baik walau ada banyak pembicaraan di antara Colt dan Julianna yang garing dan tidak terang hanya karena berisi ejekan-ejekan recehan.

5. Datang dengan ide futuristis yang memikat

Deathloop hands-on: a mystery wrapped in a shooter - The Verge

Harus dianggap jika Deathloop sanggup datang dengan plot narasi yang sarat dengan episode tindakan unik. Bukti jika beberapa komponen futuristis dibawa dalam games ini sudah membuat penjelajahan Colt seperti koboi di tengah-tengah semesta fiksi ilmiah. Belum juga bila kita melihat dari mekanisme gameplay yang memiliki bobot, games action-adventure ini dipandang sukses dalam tampilkan kreasi besar yang tidak sekedar cantik di mata.

Tetapi, beberapa masalah remeh yang mengusik seharusnya tidak boleh dilewati demikian saja. Saat asyik ikuti episode tertentu, mendadak games jadi hang dan stop tiba-tiba. Ini bukanlah masalah PC ingat detail yang ada telah lebih dari cukup buat mainkan Deathloop. Ini kemungkinan cuma bug kecil yang mengakibatkan games alami jatuh di tengah-tengah jalan.

So, bagaimana score pada akhirnya? Ini kali penulis memberi score 4/5 untuk games garapan Arkane Studios ini. Semoga sedikit ada pembaruan atau up-date dari developer secepat-cepatnya. Janganlah sampai beberapa hal sepele jenis bug atau glitch justru membuat gamer PC malas memainkan.

Baca Juga : 7 Penjaga gawang dengan Peringkat Paling tinggi di FIFA 22, Ederson sampai Jan Oblak